Edukasi Lanjutan
Panduan Pencegahan
Lebih baik mencegah daripada memberantas. Pelajari cara menghentikan penyebaran spesies invasif sebelum terlambat.
Alur Aksi SiJaga Sungai (Flowchart)
Pindai Spesies (AI)
Upload foto di menu Identifikasi. AI mendeteksi spesies & status invasif.
Ambil Tindakan
Jika Invasif: JANGAN dilepas. Jika Aman: Boleh dilepas / konsumsi.
Petakan Tangkapan
Kirim laporan ke peta nasional untuk melacak dampak ekologi.
Hal yang Bisa Kamu Lakukan
Jangan Lepas Ikan Hias ke Alam
PentingMayoritas spesies invasif masuk melalui pelepasan ikan hias yang sudah besar atau tidak diinginkan. Donasikan ke komunitas akuarium, toko ikan, atau Dinas Perikanan setempat.
Bersihkan Peralatan Antar Perairan
Jaring, perahu, dan boots karet bisa membawa telur atau larva invasif. Keringkan selama 48 jam atau rendam dengan larutan klorin 2% sebelum digunakan di perairan berbeda.
Jangan Pindahkan Ikan Hidup Antar Wilayah
PentingMemindahkan ikan tangkapan hidup ke perairan lain (misalnya untuk spot mancing baru) adalah cara cepat menyebarkan spesies invasif ke wilayah yang belum terdampak.
Karantina Ikan Baru Sebelum Masuk Kolam
Ikan baru dari toko atau pameran harus dikarantina minimal 2 minggu di wadah terpisah. Ini mencegah penularan penyakit dan memastikan ikan tidak akan menjadi invasif.
Laporkan Penjual Ikan Ilegal
Jika menemukan penjualan spesies yang dilarang (Piranha, Aligator Gar) di pasar atau online, laporkan ke KKP via hotline 1500-415 atau WhatsApp 0811-1262-220.
Edukasi Komunitas Sekitarmu
Bagikan informasi tentang bahaya spesies invasif kepada nelayan, petani ikan, dan komunitas sekitar sungai. Pengetahuan kolektif adalah pertahanan terbaik.
Spesies Diawasi & Dilarang
| Spesies | Status |
|---|---|
| Piranha (Pygocentrus nattereri) | DILARANG |
| Aligator Gar (Atractosteus spatula) | DILARANG |
| Arapaima (Arapaima gigas) | DILARANG |
| Ikan Nila Hitam Invasif | WASPADA |
| Sapu-sapu (Pterygoplichthys) | KRITIS |
* Sesuai Permen KP No. 19/2020
Peringatan Kesehatan
Jangan konsumsi ikan dasar sungai kota (Sapu-sapu, dll) secara langsung.
- Kontaminasi Bakteri E. coli & Coliform
- Logam Berat (Pb, Cd, Hg, Cu, Cr)
- Parasit Internal & Eksternal
TIDAK ADA cara memasak yang bisa menghilangkan logam berat dari jaringan ikan.
Prosedur Pemusnahan Resmi
Jangan Lepas Kembali
Melanggar Pasal 7 Permen KP No. 19/2020, dapat dikenai sanksi pidana.
Matikan Manusiawi
Masukkan ikan ke wadah berisi es batu atau tempatkan di freezer selama 30-60 menit hingga tidak bergerak.
Dokumentasikan
Foto ikan dari berbagai sudut, catat GPS lokasi tangkap, tanggal, dan jumlah untuk riset BRIN.
Manfaatkan (Non-pangan)
Olah menjadi tepung ikan (pakan ternak) atau pupuk organik (POC).
Laporkan KKP
Hubungi Hotline 1500-415 dalam 1×24 jam beserta dokumentasi.
Simpan Spesimen
Untuk spesies Darurat (Piranha, Arapaima), simpan spesimen di freezer dan hubungi universitas terdekat.